27
Jan
10

EKONOMI MAKRO

Perbedaan Ekonomi Mikro & Makro

Ekonomi Mikro Ekonomi Makro

– Ruang Lingkup Sempit                                   – Ruang Lingkup Luas (menyeluruh)

Spt: Rumah Tangga, Perusahaan                      spt: Pndptn nasional,Konsumsi masyarakat,

Inflasi,pengangguran, kependudukan,

Neraca pembayaran internasional

– Tidak ada Pengangguran Sumber daya           – Ada Pengangguran sumber daya

– Semua komoditas terjual habis dipasar            – Tidak semua komoditas terjual habis dipasar

Tujuan Kebijakan ekonomi Makro

Tujuan pemerintah melakukan kebijakan ekonomi makro untuk:

–         untuk mengatasi masalah2 jangka pendek & jangka panjang

* yang termasuk masalah2 jangka pendek adalah kenaikan harga2 secara umum dan terus menerus dalam jangka panjang (inflasi), pengangguran dan ketimpangan dalam neraca perdagangan (export import)

* Masalah2 jangka panjang @ pertumbuhan ekonomi, ketersediaan dana untuk investasi, kapasitas produksi nasional.

Istilah jangka pendek menunjukan bahwa masalah2 ekonomi jangka pendek tsb bersifat mendesak & harus segera diatasi.

Istilah jangka panjang menunjukan bahwa masalah2 ekonomi makro tidak harus segera diatasi, karena memang masalah2 tsb merupakan proses yang memakan waktu cukup lama. Umumnya lebih dari satu tahun

Pendapatan Nasional

@semua jumlah pendapatan yang diterima oleh masing2 faktor produksi dalam suatu perekonomian selama kurun waktu tertentu (umumnya dlm 1 thn) dinegara tertentu.

GROSS NATIONAL PRODUCT (GNP) @ jumlah seluruh pendapatan penduduk yang menjadi warga Negara tertentu. Missal WNI, termasuk warga Negara Indonesia yang tinggal diluar negeri, tetapi tidak termasuk orang2 dan perusahaan2 asing di Indonesia.555

GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) @ jumlah seluruh pendapatan dari seluruh penduduk yang tinggal dalam satu wilayah Negara tertentu. Missal Indonesia termasuk pendapatan orang2 asing yang tinggal di Indonesia, tapi tidak termasuk orang2 indonesia yang tinggal diluar negeri.

Istilah2 Ekonomi

  1. Depresiasi
  2. Transfer Payment

@ pengeluaran/pembayaran uang dari satu pihak kpd pihak lain dimana pihak yang menerima uang tidak perlu membalas jasa kepada orang yang memberi uang. Misal: bantuan untuk korban bencana alam, anak yatim, veteran, mahasiswa berprestasi.

  1. Inflasi

@ kecenderungan harga2 untuk naik secara umum & terus menerus dlm jangka panjang.

Di Indonesia, inflasi dihitung secara periodic. Missal: per 3bulan atau satu tahun sekali.

ROI = CPI1 – CPI0 X 100%

CPI0

  1. Net Production from Abroad
  2. Net Nasional product
  3. Investasi Neto
  4. Investasi Bruto
  5. Disposable income
  6. MPC, MPS, APC, APS
  1. Capital Loss & Gain

@penurunan dan kenaikan nilai karena pengaruh inflasi dan deflasi

  1. Investasi Pemerintah

@ pengeluaran pemerintah untuk menjalankan roda ekonomi sehari2.

  1. Konsumsi pemerintah

@ pengeluaran pemerintah untuk menjalankan roda pemerintahan sehari2.

  1. Pajak

Penyebab Inflasi

  1. Cost Push Inflation

@inflasi y ditimbulkan oleh naiknya biaya produksi. Misal; kenaikan harga BBM

  1. Demand Pull Inflation

@inflasi y timbul karena naiknya permintaan agregat.

  1. Imported inflasion

@inflasi y timbul karena naiknya harga barang2 import.

Upaya Menanggulangi Inflasi

  1. Open Market Operation Policy

@jual beli surat2 berharga yang dilakukan oleh pemerintah.

  1. Reserve Requirements Policy

@kebijakan untuk mengendalikan inflasi yang dilakukan dengan cara agar bank2 umum mengubah cadangan minimal perbankan y wajib disetor ke Bank Indonesia/Bank Central.

  1. Supply Side Policy

@kebijakan untuk mengurangi laju inflasi dengan cara mempengaruhi sector produksi. Jika ingin mengurangi laju inflasi maka produksi dinaikan shg barang2 & jasa berhasil ditekan.

  1. Discount Rate Policy

@ kebijakan untuk mengurangi laju inflasi dgn cara perbahan tingkat bunga y dilakukan oleh Bank Indonesia/Cental. Tingkat bunga (BI Rate) perlu dinaikan untuk menekan kemempuan bank2 umum dlm memberikan kredit sehingga jumlah uang beredar di masyarakat menjadi semakin berkurang & pada gilirannya inflasi bias dikendalikan.


2 Responses to “EKONOMI MAKRO”


  1. 1 wagiareeree
    Januari 28, 2011 pukul 11:06 am

    bardzo ciekawe, dzieki


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


Januari 2010
S S R K J S M
« Okt   Mei »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

RSS akhdian

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Blog Stats

  • 35,052 hits

Klik tertinggi

  • Tak ada
a href="http://ad.okezone.com/">

a href="http://kickandy.com/"#>

a href="http://ardiansyah89.wordpress.com/">


%d blogger menyukai ini: