Arsip untuk Kategori 'Uncategorized'

21
Agu
09

Menentukan Awal Ramadhan

ramadhanDi Indonesia terdapat banyak ormas islam, dari semua ormas islam itu berbeda2 dalam menentukan awal puasa. Tapi Berdasarkan petunjuk dari suri tauladan kita -Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam-, awal Ramadhan ditentukan dengan melihat hilal secara langsung atau dengan kesaksian satu orang yang balig, berakal, muslim, dapat dipercaya dan mampu menjaga amanah yang melihat secara langsung. Apabila hilal ini tidak terlihat atau tidak ada kesaksian dari satu orang karena mendung atau tertutupi awan, maka bulan Sya’ban disempurnakan (digenapkan) menjadi 30 hari.

Hal ini berdasarkan firman Allah ta’ala,

فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Karena itu, barangsiapa di antara kamu menyaksikan (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan tersebut.” (QS. Al Baqarah [2] : 185)

Dan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

الشَّهْرُ تِسْعٌ وَعِشْرُونَ لَيْلَةً ، فَلاَ تَصُومُوا حَتَّى تَرَوْهُ ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا الْعِدَّةَ ثَلاَثِينَ

Apabila bulan telah masuk kedua puluh sembilan malam (dari bulan Sya’ban, -pen). Maka janganlah kalian berpuasa hingga melihat hilal. Dan apabila mendung, sempurnakanlah bulan Sya’ban menjadi tiga  puluh hari.” (HR. Bukhari).

Permulaan 1 Ramadhan 1430 H insya Alloh akan jatuh pada tanggal masehi yang sama, yakni tgl 22 Agustus 2009, hari Sabtu.

Tetapi sebagai insan beriman, kita juga harus menyadari bahwa segala sesuatu yang belum terjadi, kita tidak boleh memastikan. Jadi, apakah nanti akan benar2 1 Ramadhan 1430 H jatuh tepat pada Sabtu, 22 Agustus 2009, atau maju bahkan akan mundur… Kita harus menunggu bila saatnya telah tiba.

Berdasarkan hadits diatas Nahdhatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam berketetapan mencontoh sunah Rasulullah dan para sahabatnya dan mengikut ijtihad para ulama empat mazhab (Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hambali) dalam hal penentuan awal bulan Hijriyah wajib menggunakan rukyatul hilal bil fi’li, yaitu dengan melihat bulan secara langsung. Termasuk bulan Ramadhan Syawwal dan Dzul Hijjah.

Hukum melakukan rukyatul hilal adalah fardlu kifayah dalam pengertian harus ada umat Islam yang melakukannya; jika tidak maka umat Islam seluruhnya berdosa.

Bila tertutup awan atau menurut Hisab hilal masih di bawah ufuk, NU tetap merukyat untuk kemudian mengambil keputusan dengan menggenapkan (istikmal) bulan berjalan menjadi 30 hari. Karena memang sejak zaman Rasululloh SAW, dan tersurat dalam hadits di atas, Rasul SAW telah memberikan solusi berupa penggenapan/istikmal. Hisab bagi NU hanya sebagai alat bantu, bukan sebagai penentu masuknya awal bulan qamariyah.

Hilal dianggap terlihat  dan keesokannya ditetapkan sebagai awal bulan Hijriyah berikutnya apabila memenuhi salah satu syarat-syarat berikut: (1)-Ketika matahari terbenam, ketinggian bulan di atas horison tidak kurang daripada 2° dan jarak lengkung bulan-matahari (sudut elongasi) tidak kurang daripada 3°. Atau  (2)-Ketika bulan terbenam, umur bulan tidak kurang daripada 8 jam selepas ijtimak/konjungsi berlaku.

Ketentuan ini berdasarkan Taqwim Standard Empat Negara Asean, yang ditetapkan berdasarkan Musyawarah Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS)

Di komunitas RHI, bahkan kriteria MABIMS ini belum pernah terbukti. Terkahir hilal Sya’ban 1430 H adalah fenomenanya. Bahkan hilal muda Sya’ban 1430 H, tidak ada satu orangpun yang melaporkan melihatnya (ICOP dan MCW) di seantero dunia.

Sementara itu organisasi Islam Muhammadiyah dan Persatuan Islam (Persis) juga mengakui Rukyat sebagai awal penentu awal bulan Hijriyah. Namun, Muhammadiyah mulai tahun 1969 tidak lagi melakukan Rukyat dan memilih menggunakan Hisab. Muhammadiyah berpendapat rukyatul hilal atau melihat hilal secara langsung adalah pekerjaan yang sangat sulit sementara Islam adalah agama yang tidak berpandangan sempit, maka hisab dapat digunakan sebagai penentu awal bulan Hijriyah.

Hisab yang dikemukakan oleh Muhammadiyah bukan untuk menentukan atau memperkirakan hilal mungkin dilihat atau tidak, sebagaimana dilakukan NU, akan tetapi dijadikan dasar penetapan awal bulan Hijriyah sekaligus jadi bukti bahwa bulan baru sudah masuk atau belum. Pasca 2002 Persatuan Islam (Persis) mengikuti langkah Muhammadiyah menggunakan Kriteria Wujudul Hilal.

Sebagian muslim di Indonesia lewat organisasi-organisasi tertentu yang mengambil jalan pintas merujuk kepada negara Arab Saudi atau terlihatnya hilal di negara lain dalam penentuan awal bulan Hijriyah termasuk penentuan awal Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha. Cara ini dinamakan Rukyat Global. Penganut kriteria ini berdasarkan pada hadist yang menyatakan, jika satu penduduk negeri melihat bulan, hendaklah mereka semua berpuasa meski yang lain mungkin belum melihatnya. Hadits ini menurut Fatwa MUI, adalah bisa berlaku manakala Daulah Islamiyah Global telah terbentuk. Bila ini belum, maka mengikuti pemerintah masing-masing dulu saja.

sumber : www.muslim.or.id

www.oseadwan.info

21
Apr
09

KISAH ORANG2 SUKSES

Berikut adalah beberapa kisah orang sukses didunia.. kita kalau mau sukses jangan takut bermimpi. Bermimpilah setinggi mungkin dan mulailah mencoba impian kita..

1. Soichiro Honda

      Siapa tidak kenal Honda? Honda disamakan dengan mobil mewah yang irit bahan baker dan menguasai pasar sepeda motor di dunia. Tahukah anda bahwa Soichiro Honda bukanlah murid yang pintar di sekolah? Nilainya buruk dan tidak suka membaca. Pelajaran mengarang adalah pelajaran yang sangat sukar baginya. Honda muda melamar pekerjaan di suatu bengkel reparasi untuk belajar pengetahuan tentaang mesin. Namun, karena dianggap terlalu muda, gurunya memeinta Honda untuk menikmati masa remajanya dulu. Untunglah, ia diperbolehkan bekerja di bengkel pada masa berikutnya. Akhirnya, ia mulai mengelola bengkel sendiri. Ketika piston hasil produksinya ditolak oleh Toyota, Honda memberanikan diri masuk sekolah teknik. Namun, ia hanya memfokuskan pada pelajaran tentang cara kerja piston. Honda tidak butuh pelajaran yang lain sehingga ia kurang baik di beberapa pelajaran tersebut. Honda menghargai inti pendidikan, karena itu ia tidak ingin menghabiskan waktu untuk mempelajari hal-hal yang tidak ia butuhkan. Honda bukanlah tipe orang yang mementingkan ijazah tetepi mementingkan pengetahuan.

2. Albert Einstein

   Hingga kini Albert Einstein dianggap sebagai orang paling genius di dunia. Tahukan anda bahwa Albert Einstein lambat berbicara pada tahun-tahun awal masa kanak-kanaknya? Di sekolah ia tidak banyak belajar dan seringkali mengantuk di kelas. Namun, ia banyak mengajukan pertanyaan. Karena itu, ia dianggap kurang normal oleh gurunya. Pada masa remaja, ia gagal menyelesaikan sekolah menengahnya. Ia pun gagal tes masuk perguruan tinggi Politeknik Zurich. Kemudian ia studi bahasa dan Fisika untuk persiapan masuk perguruan tinggi. Terbukti bahwa seorang genius terkemuka seperti Einstein tidak memiliki latar belakang pendidikan akademik yang memadai.

3. Henry Ford

    Henry Ford adalah pencipta mobil pertama di Amerika. Ia juga menjadi perintis produksi mobil secara masal di dunia. Tahukah anda bawa henry ford berasal dari keluarga petani? Setelah selesai Sekolah Dasar, ia tidak dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Ketika ia berumur 12 tahun, ia mengembangkan gagasan untuk membuat kendaraan pribadi. Idenya ia dapatkan ketika ia melihat kereta api yang dapat berjalan tanpa harus ditarik oleh kuda. Terdorong untuk mewujudkan impiannya, Ford bekerja dibengkel. Di bengkelnya, ia mengadakan serangkaian percobaan dari waktu ke waktu.
Pada umur 29 tahun, ia berhasil menciptakan mobil yang digerakkan kekuatan gas alam. Penemuannya bertentangan dengan pernyataan para ahli mekanik bahwa itu tidak mungkin. Ford, yang hanya lulus SD, dapat membuktikan bahwa apa yang ditemukannya itu mungkin. Ford kemudian membangun bengkel mobil sendiri. Dari situlah ia mulai mengembangkan bisnis hingga industri mobilnya menduduki posisi top dunia. Ia menyadari bahwa pengetahuan bukanlah sesuatu yang didapatkan di sekolah, tetapi ketajaman kita untuk mendapatkan pengetahuan itu.

30
Jan
09

Pertarungan Mega vs Sby

SBy n Mega

Sby vs Mega

Lagi-lagi terjadi pertarungan antara dua partai besar ini. Mega kritik Pemerintahan Sby bagaikan bermain Yoyo “Naik-turun naik-turun. Dilempar kesana kemari. Kelihatannya indah tapi pada dasarnya tak menentu,” ucap Mega yang sambut riuh tepuk tangan peserta rakernas.
Dan Sby pun tidak tinggal diam dia menjawabnya dalam sebuah pantun “…Mencari-cari kesalahan bukanlah sifat yang bijak,” demikian penggalan pantun politik tersebut.
bagaimanakah pendapat kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia?

mungkin sebagian masyarakat tidak perduli dengan insiden tersebut, dengan alasan ngapain repot2 mikirin itu keluarga saya aja sudah repot… dan sebagian masyarakat ada yang sewot juga lho, karena mereka termasuk ke salah satu Klub besar itu.. Semoga saja di pemilu 2009 ini kita mendapatkan pemimpin yang lebih bae lagi, dan mampu mengurangi pengangguran bahkan menghilangkan pengangguran dari negeri yang kaya raya ini, so masyarakat Indonesia sejahtera semua. Amiin..,

13
Agu
08

Sejarah Tangkuban perahu

down load aja disini

28
Jul
08

Check out my Guestbook!

10
Jul
08

tips pencarian dengan google

Tips dan Trik Pencarian Efektif dengan Google

Meskipun Google menyediakan banyak fitur pencarian, saya yakin tidak banyak dari kita yang menggunakannya pada saat melakukan pencarian informasi. Akhirnya kita kena badai tsunami informasi dari Google yang akhirnya membuat kita bingung sendiri. Kita bahas yuk, teknik pencarian yang efektif itu sebaiknya seperti apa sih. Lanjutkan membaca ‘tips pencarian dengan google’